Derivat Asam Karboksilat
Derivat Asam Karboksilat
Asam karboksilat
memiliki gugus hidroksil yang terikat pada gugus asil dan turunan fungsionalnya
disiapkan dengan penggantian gugus hidroksil dengan substituent seperti halo,
alkoksil, asiloksi dan amino. Derivate asam karboksilat ini merupakat atau yang
sering kita kenal dengan turunan turunan asam karboksilat. Jika gugus gugus
fungsi yang sama melekat pada gugus asil (RCO-) sifatnya secara substansi
berubah dan mereka akan ditetapkan sebagai turunan asam karboksilat.struktur
senyawa asam karboksilat diperoleh dari hasil gugus –OH dalam rumus struktur –NH2,
-OR, atau –OOCR. Semua turunan dari asam karboksilat memiliki gugus fungsi asil
(RCO-) atau aril (ArCO-) yang dimiliki turunan asam karboksilat dan bila
dihidrolisis akan menghasilkan asam karboksilat. Dengan ini, turunan asam
karboksilat bersifat polar karena adanya gugus karbonik yang kepolarannya
berpengaruh terhadap sifat yang ada pada turunan asam karboksilat.
Turunan asam karboksilat :
Ester
Ester yang memiliki
rumus umum R-COO-R’ bisa didapatkan dengan penggantian gugus H dengan aril
ataupun alkil yang lain, sehingga konfigurasi ester bisa berupa 1 aril denga
aril ataupun alkil dengan alkil maupun aril dengan aril.
Reaksi reaksinya
yakni :
- Hidrolisis
Reaksi hidrolisis
terjadi pada saat mereaksikan suatu ester dngan air, dalam keadaan asam dan
kalor maka akan dihasilkan asam karboksilat dan juga alcohol.
Reaksi yang selanjutnya ialah
hidrolisis ester dengan basa yang akan menghasilkan suatu garam karboksilat,
reaksi tersebut disebut juga dengan reaksi saponifikasi atau pembuatan sabun.
- Reaksi transesterifikasi
Jika mereaksikan
ester dan direaksikan dengan alcohol maka akan diperoleh ester dan juga alcohol
yang baru.
- Reaksi dengan ammonia
Jika direaksikan
dengan ammonia akan menghasikan amida dan juga bisa menghasilkan alcohol.
- Pereaksi Grignard
Saat mereaksikan ester dengan pereaksi
Grignard dapat melalui dua tahapan, dan kemudian akan menghasilkan suatu alcohol
tersier.
Halide asam
Suatu halide asam yang memiliki
rumus umum RCOX ini terbentuk saat asam karboksilat direaksikan dengan asil halide.
Gugus hidroksil dari sam karboksilat akan digantikan dengan senyawa halogen
yang bereaksi padanya, sebagai contoh dibawah gugus hidroksilnya akan
digantikan oleh salah satu senyawa halogen dari tionil klorida dan akan
menghasilkan halide asam.
Reaksi reaksi halide
asam :
- Hidrolisis klorida asam
Hidrolisis ini akan
menghasilkan asam karboksilat yng mengikuti pola umum dimana reaksi halide asam
jika direaksikan dengan air akan menghasilkan asam karboksilat asalnya.
- Digunakan dalam pembuatan amda dan ester
Saat mereaksikan halide
asam dengan suatu amina maka gugus dari halide ataupun halogen dari halide asam
akan digantikan dengan amin maka akan menghasikan senyawa yan disebut amida.
- Dengan hidrokarbon aromatic dan katalis AlCl3 terjadi reaksi asilasi friedel crafts
Reaksi ini terjadi
saat direaksikan suatu benzene dengan halide asam dengan katalis logam pada
umumnya yng digunakan ialah AlCl3 maka reaksi tersebut menghasilkan
keton.
Amida
Amida ialah turunan asam akrboksilat
yang diperoleh dari penggantian –OH pada gugus COOH oleh gugus –NH2.
Kemudian ada yang menamai dengan suatu amida siklik atau disebut dengan lactam.
Reaksi reaksi pada
amida ;
- Hidrolisis
Hidrolisis suatu
amida dapat berlangsung dalam suasan asam
maupun basa, dalam asam terjadi reaksi dengan amida yang telah terprotonasi dan menghasikan asam
kaboksilat + NH3. Amida tersebut dihidrolisis oleh air dan reaksi
tersebut berlangsung lambat sehingga diperlukan pemanasan yang lama.
Anhidrida
Anhidrida merupakan suatu turunan asam karboksilat yang berupa penyatuan dua asam karboksilat dengan melepas satu molekul air dimana yang nantinya dihasilkan anhidrida.
Pembuatan anhidrida asam karboksilat biasanya melalui SN-asil antara halide asam dan ion karboksilat (dengan anhidrida simetris atau tak simetris). Pada anhidrida siklis, emanasan yang didpat dari dikarboksilat hanya anhidrida cincin 5 dan 6 yang stabil.
Reaksi reaksi
anhidrida :
- Reaksi dengan alcohol
Jika direaksikan
suatu anhidrida dengan alcohol maka akan dihasilkan suatu ester dan dimana
reaksi tersebut disebut dengan
alkoholisis.
- Reaksi dengan air
Jika anhidrida
direaksikan dengan air nantinya akan menghasilkan dua molekul asam karboksilat
awalnya. Anhidrida terbentuk karena terjadinya pelepasan air sehinga ketika
direaksikan kembali anhidrida dengan air makan terbentuklah asa
karbokssilatnya.
- Reaksi dengan ammonia
Reaksi ini disebut
juga dengan reaksi amoniolisis, ketika direaksikan dengan ammonia kemudian akan menghasilkan
suatu senyawa amida.
- Reaksi dengan hidrokarbon
Ini disebut dengan reaksi asilasi riedel-craft, dimana katalis yang umum
digunakan ialah AlCl3 maka akan dihasilakn keton dan juga asam
karboksilat taambahan.
Permasalahan :
- Reaksi ester dengan ammonia dapat menghasilkan amida, mengapa pada reaksi dengan ammonia tidak memerlukan katalis untuk merekasikan ester dengan ammonia?
- Mengapa pada reaksi hidrolisis amida berlangsung secara lambat dan memerlukan pemanasan yang lama?
- Bagaimana cara membuat amida linear dari lactam dengan asam karboksilat?

















Baiklah, saya Astri Andriyani A1C119081 akan menjawab permasalahan nomor 1.
BalasHapusPada reaksi Ester dengan amonia tidak memerlukan adanya katalis hal ini dikarenakan pada reaksi Ester dengan amonia sudah cukup reaktif sehingga pada reaksinya tidak memerlukan katalis untuk dapat mempercepat reaksi. Selain itu keberadaan katalis dalam suatu reaksi dibutuhkan apabila pada reaksi tersebut membutuhkan suatu katalis untuk menurunkan energi aktivasi pada energi reaksi tersebut dalam membentuk produk hasil reaksi. Sedangkan pada reaksi Ester dengan amonia tidak membutuhkan adanya katalis karena energi pada reaksinya tidak tinggi sehingga dapat menurunkan nya dengan tanpa adanya bantuan katalis.
Terimakasih..
Baiklah saya Hermina Simatupang NIM A1C119058 ingin menjawab permasalahan kedua dimana amida bereaksi dengan air akan membentuk nitril dengan pemanasan karena untuk menghilangkan satu molekul air dari amida untuk membentuk nitril. Dengan adanya pemanasan maka molekul air dapat dihilangkan. Terimakasih 🙏🏻
BalasHapussaya Sucitra Dwi Sanjaya (A1C119019) izin menjawab permasalahan no. 3
BalasHapusHidrolisis suatu amida dapat berlangsung dalam suasan asam maupun basa, dalam asam terjadi reaksi dengan amida yang telah terprotonasi dan menghasikan asam kaboksilat + NH3. Amida tersebut dihidrolisis oleh air dan reaksi tersebut berlangsung lambat sehingga diperlukan pemanasan yang lama.
terimakasih