Klasifikasi Reaksi-Reaksi Organik Dasar

 

Klasifikasi Reaksi-Reaksi Organik Dasar

 

Kima organic adalah ilmu yang membahas tentang mekanisme, karakteristik, reaksi dan struktur bahan organil yaitu senyawa yang mengandung atom karbon dalam berbagai bentuk. Senyawa organic juga membentuk struktur dasar dari kehidupan dibumi dan memiliki struktur yang bervariasi.

Untuk memahami reaksi kimia organic ini sebenarnya cukup mudah, kita hanya perlu memahami 3 hal dasar ini,

  • 1.      Gugus fungsi
  • 2.      Situs/bagian yang kaya electron dan yang miskin electron
  • 3.      Mengidentifikasi ikatan yang mudah putus

Sebelum kita lanjut materi yang lebih dalam, ada baiknya jika kita tahu bagaimana cara menuliskan persamaan reaksi kimia organic. Sesungguhnya cara menuliskan persamaan reaksi ini sama seperti pada umumnya. Dimana,

·         Reagen, akan dituliskan disebelah kiri panah. Sedangkan produk  akan dituliskan disebelah kanan dari panah reaksi, Panah reaksi akan dituliskan diantara reagen produk

·         Diatas ataupun dibawah  panah reaksi dapat kita tuliskan beberapa hal seperti reagen, solven ataupun parameter reaksi (temperature, tekanan, suhu, dll)

·         Jika ada  2 reaksi berlangsung, maka kita bisa menambahkan reaksi pertama diatas panah dan reaksi kedua dibawah panah , dan selama reaksi ini berlangsung dan jika ada produk samping berupa produk anorganik biasanya tidak dituliskan.

Secara umum, ada 3 macam reaksi organic.

1.      Reaksi substitusi

Reaksi substitusi adalah reaksi dimana atom/grup digantikan oleh atom/grup lain. Reaksi ini biasanya memberikan 2 produk

1.      Reaksi adisi

Reaksi adisi adalah reaksi antara 2 reaktan yang membentuk 1 jenis produk, tanpa ada atom yang tersisa. Reaksi ini berlangsung dengan pemutusan ikatan π dan pembentukan 2 ikatan σ. Reaksi ini juga banyak melibatkan senyawa tak jenuh (senyawa yang terdapat ikatan ganda atau ikatan rangkap tiga antara atom) seperti, alkena, alkuna atau keton.


1.      Reaksi eliminasi

Reaksi eliminasi adalah reaksi pengeluaran 2 atom/grup dari molekul. Reaksi ini berlangsung dengan pembentukan ikatan π.  Dengan kata lain reaksi eliminasi merupakan  reaksi kebalikan dari reaksi adisi. Jika adisi memutuskan ikatan π maka reaksi eliminasi akan membentuk ikatan π. Dengan ini mereka dikenal dengan atom atau grup atom yang meninggalkan molekul.


Permasalahan :

1. Mengapa harus gugus fungsi dan mengidentifikasi ikatan yang mudah putus dalam hal reaksi organik?

2. Apakah produk hasil reaksi eliminasi dapat diadisi kembali?

3. Mengapa reaksi adisi hanya dapat terjadi pada senyawa tak jenuh?


Komentar

  1. baiklah zai, saya Arsita NIM A1C119028 akan menjawab permasalahan no.1
    Karena gugus fungsi merupakan situs reaksi atau bagian molekul dimana reaksi terjadi dan biasanya gugus fungsi itu mengandung heteroatom atau ikatan rangkap. Dan ikatan yang mudah putus inilah yang akan mudah bereaksi. Jika sudah benar-benar Paham dengan hal dasar tersebut, kita sudah memahami reaksi kimia organik

    terimakasih.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Baiklah. perekenalkan saya Yohana Hotmauli Sianturi dengan NIM A1C119078 akan menjawab permasalahan 2.
    Tidak, produk hasil reaksi eliminasi tidak dapat diadisi kembali karena reaksi eliminasi melibatkan penghapusan atom atau kelompok atom dari molekul. Ini adalah proses dimana senyawa jenuh akn dikonversi kesenyawa tak jenuh (senyawa yang mengandung ikatan ganda atau ikatan rangkap 3 antara atom). Hal ini dilakukan dengan memecah ikatan 2 atau 3 diantara atom untuk mengakomodasi atom tambahan atau kelompok atom dalam molekul.
    Terimakasih

    BalasHapus
  4. baiklah, perkenalkan saya Putri Adri Tiarasalfi dengan NIM A1C119070 akan menjawab permasalahan no 3
    reaksi adisi hanya dapat terjadi pada senyawa tak jenuh Karena reaksi adisi merupakan ikatan rangkap, ikatan rangkap yang dimiliki menyebabkan senyawa senyawa ini lebih reaktif dibandingkan dengan ikatan tunggal. Sehingga pada ikatan rangkap dapat dengan mudah bereaksi dengan senyawa lain seperti hidrogen dan halogen

    BalasHapus

Posting Komentar